rereh

Just another WordPress.com site

“Makna Keperawanan Bagi Pria Dewasa di era Modern” By : Rereh Yudi Harjadi @rereh_harjadi April 11, 2012

Filed under: Uncategorized — Rereh Yudi Harjadi @ 12:50 am

Di masa lampau keperawanan seorang gadis atau wanita adalah sesuatu yang sangat esensial bagi seorang pria. Seorang pria sangat mengharapkan dan menginginkan gadis atau wanita yang dinikahinya kelak adalah wanita yang masih perawan. Pria akan merasa lebih terhormat jika gadis atau wanita yang dinikahinya masih perawan saat melakukan hubungan intim atau hubungan seks di malam pertama pernikahan. Seorang gadis atau wanita yang diketahui sudah tidak perawan saat hubungan intim atau hubungan seks di malam pertama pernikahan akan di cap sebagai wanita murahan atau wanita yang tidak baik, karena tidak bisa nenjaga keperawanannya. Seorang pria akan merasa kecewa dan sakit hati bila gadis yang dinikahinya ternyata sudah tidak perawan lagi pada saat hubungan intim atau hubungan seks di malam pertama pernikahan. Tidak jarang, gadis atau wanita yang ketahuan sudah tidak perawan pada saat hubungan intim atau hubungan seks di malam pertama, akan langsung dicerai oleh sang suami, karena merasa dikhianati dan merasa dibodohi. Sedangkan bagi pasangan yang tidak melakukan perceraian akan berdampak pada kurangnya keharmonisan hubungan intim atau hubungan seks selanjutnya, karena pria akan selalu mengingat ketidakperawanan istrinya dan selalu kurang focus. Melihat permasalahan ini, siapa sebenarnya yang salah bila seorang gadis atau wanita sudah tidak perawan saat dinikahi. Apakah gadis atau wanita tersebut? Umumnya gadis atau wanita yang sudah tidak perawan lagi adalah korban dari rayuan maut pria yang tidak bertanggung jawab yang berjanji akan menikahi sang gadis atau wanita bila menyerahkan kegadisan atau keperawanannya. Dengan demikian patutkah seorang gadis atau wanita disalahkan bila sudah tidak perawan lagi saat menikah dengan orang lain? Dewasa ini seiring dengan kemajuan teknologi dan informasi, di mana budaya asing dengan mudah masuk dan mempengaruhi sebagian pria dan wanita untuk melakukan hubungan seks pranikah, sehingga menyebabkan banyak gadis atau wanita menjadi tidak perawan lagi. Berpedoman pada kondisi tersebut, timbul suatu pertanyaan Bagaimanakah makna keperawanan bagi pria dewasa ini? Apakah keperawanan wanita tetap menjadi sesuatu yang sangat esensial bagi pria? Tolong beri tanggapan anda. Terima kasih.

Sumber: http://id.shvoong.com/social-sciences/sociology/2187595-makna-keperawanan-bagi-pria-dewasa/#ixzz1rgjtCzx3

 

Sepanjang masa kehidupan manusia terutama dalam kehidupan membangun rumah tangga bahagia.Semua manusia menginginkan kebahagiaan yang sempurna bukan kebahagiaan parsial.Kehidupan manusia akan bersifat liar dan bebas tak terkendali jika tanpa aturan nilai yang jelas. Manusia ingin mementingkan kebebasannya sendiri-sendiri.

Walaupun tidak ada manusia yang bebas. Orang yang mengaku dirinya bebas tetap saja terikat aturan dengan nama”serba bebas “tersebut. Mereka yang mengaku bebas esensinya dia diperbudak oleh hawa nafsu yang bersembunyi dalam kata “serba bebas”

Tuhan telah memberikan sistem kehidupan yang akan membahagiakan kita jika mengikatkan diri pada batas-batas nilai-nilai moralitas agama kita masing-masing. Maka dalam kehidupan ini sudah ada sistem yang membimbing manusia agar bisa bahagia dalam membentuk rumah tangganya yaitu sistem yang diturunkan Tuhan untuk direalisasikan oleh manusia.

Virginitas atau keperawanan bagi remaja Putri-Gadis-Wanita yang belum menikah adalah sebuah Nilai Kesucian yang harus dijaga sampai dia memasuki kehidupan rumah tangga dan memberikan pertama kali kepada suaminya. Begitu juga remaja Putra-Pemuda-Lelaki yang belum menikah harus menjaga keperjakaannya.

Sebagai sebuah mahkota nilai kesucian yang melekat pada remaja Putri-Gadis-Wanita yang belum menikah maka hal itu merupakan sebuah martabat harga dirinya.

Sungguh memalukan dan bermoralitas rendah jika remaja Putri-Gadis-Wanita yang belum menikah telah hilang keperawanannya akibat free sex ataupun rayuan pacarnya. Derajat wanita yang masih gadis akan turun dan dipandang jelek di hadapan Tuhan dan masyarakat moralis religius jika keperawanan/virginitas sudah hilang dan diobral begitu saja kepada pacarnya.

Bagaimana tidak memalukan? Kesucian yang harus diberikan pada suami saat malam pertama sudah hilang begitu saja oleh pacarnya tanpa takut dosa dan siksa Tuhan.

Perbuatan menghilangkan kesucian/keperawanan/virginitas saat masa-masa pacaran dengan melakukan hubungan seks adalah perbuatan “binatang” yang menjijikan, dosa besar, dan akan mendatangkan keburukan yang tak bisa dihindari.

Virginitas Jaman Modern

Tuhan telah memberikan sistem kehidupan yang lebih baik pada manusia. Namun di jaman sekarang ini telah banyak orang yang terlena dan tenggelam dalam lautan kemaksiatan. Tenggelam dalam limbah kekotoran karena tidak memegang prinsip dan keyakinan yang benar sesuai agamanya masing-masing.Image

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s